Tuesday, October 18, 2016

Samurai indonesia

Pada intinya pedang samurai yang beredar di Indonesia ada 2 jenis yang dicari oleh para kolektor, yaitu jenis roll dan selendang. Saya akan menyebutkan ciri-cirinya berdasarkan pengalaman saya, jadi mungkin ada kekurangan yang mungkin teman-teman sekalian bisa menambahkan.

Samurai Jenis Roll

  • samurai jenis ini ada tiga model silver, merah bata, dan kumbang. itu adalah istilah yang di berikan oleh para pelaku bisnis barang antik ini. Pada awalnya saya bertanya-tanya, kenapa di sebut silver, merah bata ataupun kumbang. Ternyata yang membedakan adalah gambar ditengah yang kalau didekatkan itu bentuknya seperti kemudi kapal laut. Kebetulan yang di unggah di atas adalah jenis silver.
  • Samurai ini konon latanya kedap udara, yang di maksud adalah begitu benda keluar dari sarungnya akan berubah kaku dalam waktu 5-10 detik.
  • Konon dari cerita yang saya dengar jika ujung samurai ini didekatkan atau di tempel pada peniti, peniti akan berubah menjadi merah menyala panas seperti besi masuk ke tungku perapian. Ada juga kesaksian dari teman saya kalau samurai jenis ini bisa melumerkan/membelah cetakan beton 10 lapis hanya dengan di tumpangkan saja, tidak digesek ataupun di tekan.
  • Cara pengetesan yang populer biasanya dengan memutuskan paku beton 12 cm dengan cara di gesek atau di tempelkan ke benda tersebut.



Samurai Jenis Selendang

  • samurai jenis ini mungkin cirinya lebih rumit dari roll. Tapi pada intinya sama-sama kedap udara.
  • yang umum di cari oleh koletor adalah samurai dengan lebar 1 silet dan ketebalan 2 silet.
  • di dalam sarung dari samurai terdapat semacam butir-butir pasir yang sebenarnya adalah serbuk intan yang ditempatkan sedemikian rupa sehingga dapat mengasah pedang saat pedang keluar ataupun masuk ke sarungnya.
  • dibagian bawah terdapat pisau bunuh diri, dan yang banyak di cari oleh kolektor adalah pisau yang berkenop, alias bukan drat/uliran (yang dimaksud adalah cara mengeluarkan/memasukkan pisau bunuh diri adalah dengan kunci bukan di ulir).
  • dibagian dalam pisau bunuh diri ada surat keterangan dengan huruf jepang, ini sudah umum barangkali (yang saya belum mengerti keberadaan giok di dalam gagang).
  • kuncir di bawah pegawangan/gagang konon katanya adalah sebagai penawar racun dan tidak mempan di bakar.
Itulah sekilas informasi yang saya ketahui tentang samurai indonesia. Kenapa disebut samurai indonesia karena setelah saya googling, tidak ada samurai dari jepang yang bentuknya lentur atau roll atau semacamnya yang bentuknya elastis. Dan yang disebut samurai itu adalah orang/atau pendekar/atau kepribadian, pedang jepang sendiri adalah disebut sebagai Katana.

Sedangkan menurut para pebisnis barang antik samurai indonesia adalah sebenarnya milik orang jepang yang memesan pada para empu di Indonesia khususnya jawa, untuk di buatkan model pedang yang lentur. Kemungkinan yang memesan adalah para ninja, karena umumnya senjata mereka aneh-aneh. Dan pemesanan model pedang ini yang dicari oleh kolektor adalah tahun 600 Masehi. Saya tidak tahu cara mendeteksi samurai Indonesia ini di produksi tahun 600 Masehi, karena saya sangat awam.

dari penjelasan di atas mungkin bisa sedikit membantu teman-teman yang terjun di dunia barang antik, kalu ada kurang dan lebihnya saya mohon maaf.

Monday, October 17, 2016

Motor Klasik Winchester 1910 Dijual Rp 6,7 Miliar

Winchester 1910 @indiancarsbikes.in




Sebuah inventasi yang sangat menguntungkan bila kita mempunyai barang antik atau kuno. Seperti motor antik yang baru-baru ini dikabarkan menjadi salah satu motor termahal di pelelangan.

Dikutip dari Autoevolution(12/4/2014), motor yang memiliki harga sangat mahal itu adalahmotor klasik Winchester 1910. Dengan harga yang sangat mengejutkan untuk sebuah motor kuno, yaitu USD 580 ribu atau sekitarRp 6,7 miliar.

Motor yang dibuat antara tahun 1909 hingga 1911 ini terlihat lebih seperti sepedah kayuh. Menurut berita yang dibuat Edwin F Merry, San Francisco, Amerika Serikat, motor inidiproduksi secara terbatas.

Untuk dapur pacu, motor Winchester ini menggunakan mesin silinder tunggal Marsh-Metz yang bisa menghasilkan tenaga 6 Hp. Tenaga tersebut akan langsung menggerakan roda belakang dengan menggunakan cluthcless belt.

Sang pemilik yang melelang Winchester 1910 ternyata mempunyai motor lain yang ingin dilelang dengan harga USD 520 ribu atau sebanding dengan Rp 6 miliar, motor tersebut adalah Winchester 1909.

5 Penemuan Sejarah Yang Tidak di Sengaja

Simak 5 penemuan situs kuno dan artefak penting dalam sejarah yang ternyata ditemukan secara tidak sengaja.

Selama ini, beberapa situs sejarah yang telah diteliti manusia pada awalnya tidak ditemukan berdasarkan riset yang dilakukan sebelumnya. Kebanyakan dari situs dan penemuan tersebut malah ditemukan secara tidak sengaja oleh orang-orang yang bukan peneliti atau ahli arkeolog.

Goa Lascaux


Goa Lascaux, Montignac, Perancis. (Lionel Bonaventure/AFP/Getty Images)

Di bulan Septemper 1940, tatkala empat orang remaja asal Perancis sedang menjelajahi hutan dekat Montignac, mereka menemukan sebuah gua bawah tanah yang amat luas dengan dinding goa berhias 2.000 lukisan dan pahatan purba.

Para ahli sejarah menerka lukisan dan pahatan di goa tersebut berumur sekitar 17.000 tahun. Banyak orang menduga bahwa goa tersebut dulunya digunakan sebagai tempat berkumpul untuk kegiatan keagamaan dan berburu di era Paleolitikum.



Prajurit Terra Cotta


Prajurit Terra Cotta (Zhang Peng/LightRocket via Getty Images)Tahun 1974, sekelompok petani asal Tiongkok menemukan satu penemuan terheboh dalam sejarah: ribuan patung prajurit Dinasti Qin. Tujuh orang petani tersebut sedang berusaha menggali sumur di kawasan dekat kota Xian ketika sekop mereka mengenai salah satu kepala prajurit batu itu. Sebanyak 8000 patung ksatria Terra Cotta termasuk patung kuda dan kereta tempur itu dimaksudkan dibangun untuk mengantar Ksatria Qin Shi Huang ke kehidupan selanjutnya. Situs ini kemudian dinyatakan sebagai salah satu situs arkeologi penting di Tiongkok.




Patung Venus de Milo


Patung Venus de Milo (DEA/G. Dagli Orti/De Agostini/Getty Images)
Sebelum ditemukan di tahun 1820, patung wanita tanpa lengan ini telah terkubur selama ratusan tahun di pulau kecil di Yunani bernama pulau Melos.

Penemunya, seorang petani bernama Yorgos Kentrotas secara tidak sengaja menemukannya saat ia sedang mengevakuasi barang-barang dari reruntuhan bangunan tua. Dibantu oleh Oliver Voutier, seorang pelaut asal Perancis yang ketika itu sedang mencari barang antik di wilayah sekitar reruntuhan, keduanya mengangkat patung perempuan yang ternyata tidak memiliki lengan itu. Di tahun 1821 keduanya menjual patung tersebut pada Raja Louis XVII. Para ahli sejarah menduga patung tersebut merupakan representasi dari dewi Yunani Aphrodite, namun hingga kini mereka belum mengetahui apa yang mungkin dipegang tangan patung dewi tersebut.


Kota bawah tanah Derinkuyu

Kota bawah tanah Derinkuyu (ralucaphotography/Getty Images)

Kawasan berbatu Cappadocia di Turki telah dikenal sebagai wilayah tempat ditemukan banyak situs sejarah bawah tanah yang dulunya dibangun dengan tangan telanjang manusia purba. Salah satu kota bawah tanah yang paling terkenal di kawasan itu adalah Derinkuyu, kota bawah tanah yang tersusun atas 18 tingkat. Luasnya mampu menampung 20.000 orang sekaligus.

Kota ini ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang penduduk yang ingin merenovasi rumahnya pada tahun 1963. Ketika menggali tanah, yang ia temukan malah
terowongan yang mengarah pada ruang-ruang dengan terowongan dari batu.




Batu Rosetta


Replika batu Rosetta (Juan Naharro Gimenez/Getty Images)

Pada akhir abad ke-18, Napoleon Bonaparte mengutus sejumlah ilmuwan dan ahli sejarah untuk mempelajari sejarah Mesir dan mengumpulkan  benda-benda yang dianggap keramat dari situs tersebut. Suatu hari di tahun 1799, seorang pemimpin tentara bernama Pierre-Francois Bouchard menemukan keping batu basal besar saat ingin memperluas wilayah benteng pertahanan di kota Rosetta.

Batu yang diatasnya tertulis tulisan dari tiga bahasa—Yunani, demotis dan hieroglif ini diduga ilmuwan berasal dari abad ke-2 Sebelum Masehi.

Sunday, October 16, 2016

Batu Giok Mahkota Dinasti Ming, Selalu Bau Darah




Hartono Tedjokusumo (The Hwie Poo), seorang kolektor giok berdarah Tiongkok, menjelaskan, Giok adalah bagian dari batu mulia serta memiliki kadar yang berbeda-beda, selayaknya emas. 

"Ada kadarnya  bagus, ada yang sedang dan sebagainya,” kata Hartono saat ditemui di kediamannya, di bilangan Pulo Asem, Rawamangun, Jakarta Timur.
 
Hartono mengemukakan, untuk mengetahui kemurnian dan kadar Giok, tidaklah dengan cara digores atau dibakar, sebagaimana mitos yang beredar. Tapi, harus diteliti di laboratorium khusus Giok.
 
Sebagai seorang pecinta Giok, sudah barang tentu, Hartono memiliki banyak koleksi. Saat VIVA.co.id berkunjung ke rumahnya, terlihat di dua ruangan dalam rumahnya telah dipenuhi ratusan benda berbahan giok.

Hartono mengaku, batu-batu Giok koleksinya berusia hingga ratusan tahun. Dan konon, Giok-giok itu berasal dari beberapa dinasti di Tiongkok

Beberapa Giok antik koleksinya antara lain, mahkota Raja  Dinasti Ming. Mahkota itu, terbuat dari batu Giok hijau, berukuran tinggi 36 centimeter dengan diameter 20 centimeter. 

Saat pertama kali mahkota itu ditemukan, kondisinya masih dipenuhi dengan tanah yang membatu dan yang cukup aneh, dari mahkota berbahan batu Giok itu tercium bau darah yang menyengat.
 
Dari ciri-ciri yang ada, diduga kuat mahkota itu, konon pernah dipakai Kaisar Chong Zhen (1628 – 1644), raja terakhir dinasti Ming yang digulingkan Dinasti Ching (Mancuria).
 
Selanjutnya... Pedang Giok Kerajaan Tiongkok...

Pedang Kuno Antik Berusia 2000 Tahun

Berikut Adalah Berita Mengenai Barang Antik Pedang Kuno Berusia 2000 Tahun Dari Cina:
Museum Provinsi Hubei, China, beberapa waktu lalu memamerkan pedang Goujian si penguasa Yue. “Pedang Nomer Wahid di Dunia” itu telah berusia 2.000 tahun lebih tapi masih tetap tajam dan tidak berkarat, namun yang dipertanyakan ialah bagaimana ia bisa muncul di dalam makam bangsawan Chu?
Sebenarnya ia sebagai hadiah perang Negara Chu ataukah berupa bawaan mas kimpoi selir penguasa Chu Shaowang? Semuanya masih serba misterius.

Usia 2.000 tahun masih tajam dan tak berkarat
Menurut berita Hong.net, pada suatu senja Desember 1965, makam nomor 1 – Chu Gunung Jianglingwang – Provinsi Hubei sedang tegang-tegangnya dilakukan penggalian. Tatkala pekerja arkeologi dengan sangat hati-hati membuka peti mati si jenazah, secara tak terduga di sebelah kiri kerangka jenazah terlihat sebilah pedang perunggu yang masih terselip di dalam sarung pedang kayu yang dilapisi cat tersebut.
Pada saat si petugas mencabut pedang itu dari sarungnya, diiringi seberkas sinar dingin yang agak meyilaukan mata, semua orang di tempat itu terperangah. Seorang petugas lainnya begitu kurang hati-hati jarinya luka tergores dan darah mengalir seolah tak mau berhenti. Seorang petugas lainnya lagi mencoba ketajamannya dengan 16 lapis kertas, begitu menggunakan sedikit tenaga, tumpukan kertas itu semuanya robek terpotong.
Pedang perunggu kemilau tersebut memiliki ukuran: panjang 55,7 cm, lebar 4,6 cm, dan panjang gagangnya 8,4 cm, ujung gagangnya berbentuk lempengan bulat yang pada lingkaran dalamnya terdapat 11 lajur lingkaran dengan pahatan halus, halusnya sampai-sampai ada yang menyerupai sehelai rambut.
Sword Grid (bagian pelindung tangan antara pegangan dan pedang), sedikit menonjol keluar yang pada sisi depannya terpasang butiran-butiran kristal biru terbingkai batu turkis, meski di dalam kegelapan memancarkan sinar adem yang misterius. Pada tubuh pedang terdapat tekstur hitam berbentuk berlian yang luar biasa indah.
Yang paling menggembirakan para pakar adalah pada bagian pelindung tangan terdapat grafir 2 baris aksara bergaya Niaozhuan. Jumlah aksara itu ada 8 buah, pakar di lokasi situs kala itu hanya bisa mengungkap 6 aksara diantaranya yakni: “Yue Wang Zhi Zuo Yong Jian = pedang bikinan sendiri milik raja Yue”.
Wakil kepala bagian umum museum Provinsi Hubei, Wan Quanwen mengatakan, “Dua aksara di tengah yang menunjukkan nama orang, berdasarkan kajian berulang-ulang dari para ahli peneliti bahasa China kuno, baru terungkap itulah salah satu tokoh paling legendaris di dalam sejarah China yakni: Goujian (sang penguasa Yue)”. (Ilmu Warisan Leluhur)
Demikian Berita Mengenai Barang Antik Pedang Kuno Berusia 2000 Tahun Dari Cina

Saturday, October 15, 2016

Gudang Tua Yang Berisi MobiL-MobiL Antik

Wow!! Bagaikan dapat durian runtuh, mungkin itulah yang dialami seorang pensiunan asal New York. Bayangkan, ratusan mobil mewah antik ditemukan di gudang tua di atas tanah miliknya.







Cerita ini bermula sekitar 2007 silam ketika seorang pensiunan warga New York sebut saja Mark (yang tidak ingin disebutkan identitas asli-nya) membeli rumah beserta ‘sebidang’ tanah di pedalaman Portugal. Layaknya seorang pensiunan, Mark ingin menggunakan dana pensiunan secara bijak hingga akhirnya Ia dan istrinya putuskan membeli  tanah di Portugal. Rumah dan tanah yang dibeli adalah milik sepasang suami istri warga Portugal yang telah meninggal dunia dan karena tidak ada ahli warisnya, tanah tersebut dijual pemerintah setempat guna membayar tagihan pajak.

Sebenarnya ada banyak orang berminat untuk membeli tanah tersebut, namun pada akhirnya semua membatalkan niatnya karena di atas tanah itu, berdiri sebuah gudang tua yang tertutup oleh pintu baja sehingga sangat sulit untuk dibongkar. Namun hal itu bukanlah masalah bagi Mark yang memang sangat menginginkan tanah tsb.








Singkat cerita, ketika Mark dan istrinya hijrah ke Portugal, ia membongkar paksa gudang tua yang ada di tanahnya tersebut dengan berbagai peralatan berat, alhasil Mark sangat terkejut dengan apa yang ia temukan di dalam gudang tua tersebut; ratusan (diperkirakan 180 mobil) mobil mewah antik yang sudah berdebu tersusun rapi dalam gudang.  Beragam mobil mewah klasik dan antik seperti Mercedes, Lotus, Aston Martin, Porsche, Volvo, Austin Healey, Alfa Giulietta, BMW, Formula Racers, Chryslers, Austin A30 serta Alfa Romeo menjadi penghuni gudang tua tersebut.





Penemuan ini sempat mendapat perhatian media nasional Portugal dan mengundang beberapa kolektor mobil antik dunia untuk menyelidiki cerita ini. Alhasil ditemukan fakta bahwa pemilik asli tanah tersebut adalah seorang dealer mobil mewah di era  1970/1980an yang memutuskan untuk menyimpan beberapa mobil koleksinya di gudang miliknya. Diduga karena ditinggal terlalu lama pintu baja yang menutupi gudang pun telah menjadi ‘permanen’ dan sangat sulit untuk dibuka.